Desa Wisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat.

foto: Lombok Post

PRAYA-Dari delapan desa di Kecamatan Batukliang Utara, tujuh diantaranya sudah menjadi desa wisata. Keberadaanya, mampu mendongkrak ekonomi masyarakat. ”Yang belum, tinggal Desa Tanak Beak saja,” ujar Camat Batukliang Utara HL Wiraningsun, kemarin (17/5).

Desa yang satu itu dikatakan segera menjadi prioritas pemerintah provinsi, sebagai desa wisata baru. Sementara tujuh desa wisata lainnya menjadi tanggung jawab Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Harapannya, angka kemiskinan bisa terus  ditekan. Caranya, mulai dari dibantu modal usaha, pendidikan dan pelatihan tentang pengembangan desa wisata, hingga menyiapkan sarana dan prasarana pendukung.

Selain itu, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) juga harus ikut dibantu. Karena keberadaannya sebagai pilar ekonomi akar rumput. ”Pemerintah desa juga tetap dan terus membantu,” ujarnya.

Bupati Loteng HM Suhaili FT menekankan, setiap tahunnya anggaran pembangunan desa memang meningkat. Baik yang bersumber dari alokasi dana desa (ADD), maupun dana desa. ”Dulu hanya Rp 200 juta untuk tiap desa, sekarang rata-rata Rp 2,5 miliar pertahun,” katanya.

Dengan angka sebesar itu, pihaknya optimis kemiskinan di desa bisa ditekan. Yang penting upaya yang dilakukan harus tepat sasaran.

Orang nomor satu di Gumi Tatas Tuhu Trasna tersebut menyerukan seluruh elemen tingkat desa tetap bersatu. ”Kembangkan apa yang bisa dikembangkan, majukan apa yang bisa dimajukan,” ujarnya. (dss/r9)

sumber: http://lombokpost.net/2019/05/18/desa-wisata-dongkrak-ekonomi-masyarakat/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »