Mengenal Gendang Beleq, Kesenian Khas Suku Sasak Lombok yang Penuh Makna (Festival)

foto: lifestyle.okezone.com

SENJA pantai Gili Air, Lombok, megah terbentang sepanjang mata. Jingga langit Jumat sore(23/11/2018) mempercantik pulau yang sempat terkena serangan gempa.

Selain keindahan visual, pulau itu ‘dikejutkan’ dengan hadirnya lantunan musik berirama keras yang membangkitkan semangat. Segerombolan pria berbusana sama mencipta musik khas tersebut.

Adalah Gendang Beleq. Kesenian khas suku Sasak, Lombok, ini menemani senja yang semakin pudar. Atraksi mereka yang begitu kompak menjadi nilai tambah yang bikin banyak pasang mata tak ingin melewatkannya.

foto: lifestyle.okezone.com

Bercerita kepada Okezone setelah tampil, Ketua kelompok Gendang Beleq Keluarga Rahayu, Jatriyadi, mengisahkan bahwa kesenian ini sudah ada sejak zaman peperangan dulu.

“Jadi, kesenian ini ada untuk menyambut para prajurit yang baru saja perang melawan penjajah. Kesenian ini sebagai bentuk syukur dan kegembiraan masyarakat akan kepulangan sanak saudaranya yang ikut perang,” terang Jatriyadi santun.

Pria berusia 48 tahun itu kemudian menjelaskan bahwa tradisi ini menjadi salah satu upayanya untuk membangkitkan kembali kesenian daerah Lombok khususnya dan agar anak muda menjalani aktivitas positif.

“Saya merasa bertanggungjawab untuk bisa menjadikan kesenian Gendang Beleq ini sebagai sarana para remaja Lombok Utara khususnya untuk mau melestarikan kesenian dan ini bertujuan agar generasi penerus juga melupakan aktivitas negatif yang tidak baik,” ujarnya.

foto: lifestyle.okezone.com

Bicara mengenai kesenian ini di era modern, Jatriyadi menjelaskan bahwa Gendang Beleq kini biasa dimainkan di acara pernikahan, khitanan, atau juga momen-momen penting lainnya. “Tidak ada maksud apa-apa. Menurut saya, kesenian ini memberi semnagat yang besar untuk acara tersebut,” singkatnya.

Khusus untuk kisah pernikahan dan Gendang Beleq, Jatriyadi menjelaskan bahwa di Lombok itu, pasangan pengantin tidak hanya melangsungkan hajatan di rumah, tapi mereka mesti di arak keliling kampung.

“Nah, supaya lebih meriah, diperdengarkanlah kesenian Gendang Beleq ini,” terangnya. Jadi, para personel Gendang Beleq yang bisa sampai 40 orang itu berada di depan pengantin. Ada kita jadi meriah,” ungkapnya.

Lalu, Jatriyadi juga menjelaskan secara detail alat musik apa saja yang digunakan untuk memainkan Gendang Beleq. Di antaranya gendang beleq itu sendiri, riong atau yang biasa disebut kemong dalam Jawa, somprang atau simbal, gong kecil, suling, dan rincik.

Ada hal menarik dari Gendang Beleg ini yaitu semua pemain musik akan bergerak berpasangan dan ini menjadi tontonan tambahan yang bikin siapa saja terkesima. “Benar ada gerakannya dan setiap lagu yang dimainkan dalam Gendang Beleq, gerakannya beda-beda,” paparnya.

foto: lifestyle.okezone.com

Sumber : https://lifestyle.okezone.com/read/2018/11/23/406/1982039/mengenal-gendang-beleq-kesenian-khas-suku-sasak-lombok-yang-penuh-makna

#wisata #wisatalombok #tourism #culture #budaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »